Whole Family Interlude Part 49

0
2420

Whole Family Interlude Part 49

KETAGIHAN

sejak pesta sex terakhir yg membuat anus Bella kesakitan, pasangan suami istri ini belum kembali merasakan hubungan badan karena terhalang oleh tamu bulanan yg tidak bisa mereka hindari kecuali sedang hamil. Bella sudah semakin nyaman dengan senam yg diajarkan oleh sepupunya untuk mengembalikan otot anus yg telah terbuka lebar karena nafsu seks yg tidak bisa mereka tolak. sedangkan Andri, sudah beberapa hari ini dia terus menaburkan benih cintanya pada tubuh staffnya.

Tasya memang sedang ada misi khusus sehingga merelakan tubuhnya untuk dinikmati oleh bossnya yg menurutnya ganteng dan memiliki penis yg nagih. lagipula Tasya juga LDM dengan suaminya, sebagai wanita dewasa mana ada yg bisa menahan nafsu birahi yg menyerang tiap malam. dengan merelakan tubuhnya, ia berharap bisa menyelesaikan misi yg ia emban. misi itu adalah memasukkan suaminya pada perusahaan dimana dia bekerja lewat jalur adu keringat dengan si boss. si boss juga mau-mau saja karena ada selingan lain dari yg dirumah walau beberapa bulan lalu secara rutin bermain dengan teman istrinya.

“mas”, sapa istri Andri yg sedang duduk dikursi riasnya sambil menghadap pada kasur dimana suaminya sudah terbaring.
“iya yang…”, balasnya singkat dengan melirik ke istrinya.
“hmm lusa aku ada appointment dengan dr. Angelica untuk ngecek kesuburanku, mas bisa nemenin?”, tanya wanita anggun itu.
“hmmm boleh, jam berapa?”, tanya kembali.
“jam 7.30an sih”, balas Bella, Andri diam dan berpikir.

“eh yang, kamu kok make up-an menjelang tidur”, tanya Andri dengan sedikit bercanda.
“haha kan biasanya juga gitu, cantikku kalau menjelang tidur”, balas Bella.
“yaangg, udah seminggu lebih engga kamu belai lho aku, di blowjob lah hehe kalau kamu masih datang bulan”, ajak Andri, iya dia seminggu belum bermain dengan istrinya, namun beberapa hari yg lalu main dengan Tasya hingga badan penuh keringat.
“hmm udah selesai sih, tapi masih ada plak-nya dikit, besok malam deh udah siap kalau mau dicolok hihi”, sahut Bella. dia sudah kembali PD untuk bertelanjang di depan suaminya setelah memastikan bekas kentotan Bima hilang semua.

Bella yg anggun dan lembut berjalan menuju arah dimana Andri sedang berbaring, dia tersenyum genit. perlahan penis Andri kembali bangkit menyaksikan tingkah laku istrinya yg mengenakan daster sepaha yg justru membuatnya bertambah seksi. Andri yg sudah hanya mengenakan celana dalam sangat mudah untuk terlepas. hanya sekali tarik, celana dalam Andri sudah terlepas.
“mas, kok gak ada jembutnya, kapan yg bersih-bersih kok aku gak tau”, tanya sang istri melihat kegundulan penis Andri yg sangat bersih dari jembut.
“beberapa hari yg lalu kok, gatel kadang kalau ada rambutnya hehe dan blowjobmu bisa semakin maksimal kan hehe, kemarin waktu orgy juga pada gundul”, balas Andri, yg jelas ia memangkas jembutnya untuk sewaktu-waktu ada seks dadakan dengan wanita lain sehingga ia tak membuat jijik si wanita baru itu. keberanian Andri mulai bangkit.

Bella nampak tak menghiraukan penjelasan Andri, ia langsung melahap penis Andri yg tidak semuanya bisa masuk ke dalam mulutnya. agar posisinya sangat nyaman, Bella memposisikan diri nungging diantara kaki Andri, dan Andri bersandar pada bantal, sesekali ia menjepret dengan HP kelakuan istrinya yg sedang menikmati kontol besar Andri.
“sshhh ahhhh oohhh”, desah ringan Andri saat Bella memasukkan penis dan memainkannya dengan lidahnya. Andri hanya memejamkan mata menikmati momen ini. kontol Andri tegang maksimal hingga otot kemaluannya terlihat dengan jelas beradu keras dengan lidah Bella. wanita dua anak ini nampaknya semakin mantab dan memainkan penis. secara dia diajari oleh lelaki lain yg juga handal dalam urusan seks.

Andri menaruh telapak tangannya pada kepada Bella, ini tanda bahwa oral seks yg mereka lakukan sangat nikmat dan enggan berakhir dengan cepat. ruangan kamar mereka hening, hanya suara desahan yg muncul dari mulut Andri yg sedang keenakan. kapala Bella terlihat naik dan turun di dalam suasana yg remang ini, penis Andri semakin basah dan licin sehingga sangat mudah naik dan turun.
“seponganmu semakin enak banget”, puji Andri.
lalu Bella berhenti sejenak sambil menatap Andri sambil sedikit tersenyum.
“itu hal yg baik atau buruk?”, tanya Bella sambil melakukan kontak mata.
“haaha susah ini yang, jauh lebih enak daripada dulu banget haha, tapi engga enaknya tubuhmu engga hanya dilihat tapi dijamah juga sama cowok lain”, terang Andri sambil membelai pipi istrinya.
“hahhaa tapi kan kamu juga menikmati temen-temanku, sampai kamu buat muncrat kan hihihi, tak apalah mas Andri sayang, demi kehidupan seks kita juga kan”, ujar Bella lantas kembali memasukkan penisnya pada mulutnya. justru semakin kencang dan semakin Andri terus mendesah.

sepongan Bella yg sekarang betah melakukan cukup lama, membuat Andri semakin berkeringat.
“kapan ini keluar..”, tanya Bella.
“hehe masih enak banget sayang”, balas Andri, “ngeseks yuk”, lanjut Andri mengajak Bella.
“hmmm belum bisa sayang..”, balas Bella.
“pantatmu kan bisa, masa aku terakhir seks sama Claudia, kamu belum lhoo”, paksa Andri untuk menyetubuhi Bella, namun Bella khawatir karena mas Andri minta main di pantat.

tanpa berkata apa-apa, Andri bangkit, dan menuju ke laci disebelah kasur, ada beberapa pack kondom siap pakai. Bella masih duduk di kasur dengan dasternya, ia nampak bingung.
“ayo sayang”, ajak Andri sambil membelai pipi Bella lalu mencium bibirnya yg habis mengulum penis suaminya itu. mereka berdua berciuman dengan sangat lembut dan pelan.
“mass…”, ujar lirih Bella.
“iya sayang..”, balas Andri.
tangan Andri meraba bagian paha Bella, menaruh jarinya di celana dalam Bella, dan menariknya, terlihatlah vagina yg sedikit berbulu. di celana dalamnya tertempel panty liner untuk menampung tetesan datang bulan yg sudah habis itu.

“ahh lama banget aku tak melihat vagina biniku sendiri”, ujar Andri.
dengan perlahan ia memposisikan dirinya dibelakang tubuh istrinya, penis Andri sudah terbungkus oleh kondom. Bella nampaknya sudah memasrahkan diri, ia siap untuk menerima penis besar suaminya. Andri meraih pelicin yg berada di dekatnya, lalu beberapa kali meneteskan tepat pada lubang anus istrinya. kontol Andri mulai berada di depan lubang Bella, siap untuk memberikan penetrasi.
“awwhhh mass..” desah Bella saat kepala kontol mulai masuk dan dengan perlahan Andri mulai mendorong penisnya kedalam

gerakan khas doggystyle mereka lakukan, namun sangat pelan. Bella kali ini sudah menaruh kepalanya di atas kasur, pantat Bella terangkat tepat diposisi pinggang Andri. Andri terus mendorong dengan enak. mereka berdua terus mendesah, Bella terpejam menikmati seks itu.
“ahh ahhh ohhhh ahh ahh”
“hmmm ahh ahh oohh ahh”
PLOK PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK PLOK
tangan kanan Bella memainkan clitorisnya sendiri, membuat seksnya semakin enak untuk dinikmati. Andri meremat pantat Bella dengan sesekali menamparnya membuat pantat bulat itu memerah.

“errghhh erghmmm mas, ahh terus mas, ahh kencengan dikit mas ahh gapapa mas ahhh”, minta Bella yg membuat Andri menaikkan tempo sodokkanya hingga kasur mereka ikut tergetar. kobelan Bella juga turut mengencang dan wajah Bella semakin sange dan bintik-bintik keringat terlihat di punggungnya.
“awwwhhh mas awwhhh ahhh aooohhh mass ahhhh akuuh ahhhh keluar ahhhhh”, desah Bella diiringi dengan kaki yg tergetar dan tangan kirinya mencengkram bantal, giginya mengigit sprai yg berada disekitarnya. Andri terus menyodok dengan cukup pelan sambil membiarkan bininya menikmati orgasme anus yg ia raih.

“ahhh dua-duanya dapet”, lirih Bella, “cabut dulu mas sayang”, lanjut Bella yg kelelahan. lalu ia telentang sambil tersenyum dan keenakan. Andri berlutut dihadapan Bella sambil menyaksikan kesangean istrinya sambil mengocok penisnya sendiri dengan perlahan agar ketegangannya tetap terjaga. Andri memiliki ide lain, ia lantas melepas kondom yg tertempel pada penisnya dan mulai mengocok untuk mengeluarkan sperma yg masih rapi tersimpan di dalam buah zakarnya. tepat di hadapan Bella yg kelelahan, Andri mengocok penisnya.
“kamu udah lelah banget nampaknya, ku kocok aja ya yang”, tanya Andri, lalu Bella hanya mengangguk sambil membantu mengocoknya.

“aahhh hmm ahhh nanti dikeluarin dimana sayang”, tanya Andri pada Bella yg sedang asyik bermain penis.
“hmm kutelan aja gapapa mas”, balasnya sambil tertawa dengan sesekali memasukkam penis besar Andri pada mulutnya.

tak selang beberapa menit kemudian. penis Andri mulai mengeras dan ototnya semakin terlihat, helm kontolnya juga mulai memerah yg artinya siap untuk meledak.
“lebih kenceng yang ahhh ahahhhh ahhh ohhhhhhhhh ahhhhhhhhh croot croot croot”, desah panjang Andri diiringi dengan mengejangnya tubuh Andri, disertai dengan beberapa sperma yg keluar namun tidak banyak itu meluber di lidah Bella dan memasuki kerongkongannya. tubuh Andri lantas mulai melemas dan tenang, nafasnya sudah tidak berburu dengan kencang.

“hmmm mas, kok tumben udah berhari-hari gak kentot yg keluar hanya dikit”, tanya Bella sedikit curiga. jelas Andri mengetahui kondisi penisnya yg pasti akan keluar sedikit karena jatah spermanya dibagi dengan Tasya.
“iya nih, kapan hari aku pas mandi ngocok yang hehe abisnya bangun tidur kontolku tegak banget”, balasnya dengan berusaha tenang.
“kok gak minta tolong aku haha”, tanya Bella.
“kan beberapa hari yg lalu kamu jutek banget hehe”, balas Andri yg membuat Bella terdiam lalu mendekat pada suaminya.

Bella memakai celana dalamnya kembali karena untuk jaga-jaga ada tetesan plak datang bulan yg masih keluar, ia memainkan HP nya, Andri berada disebelahnya juga bermain HP. namun sesekali Andri mengintipnya.
“itu ngapain Zaskia WA kamu sampai panjang gitu”, tanya Andri.
“haaah, ohhh itu tadi hmmmm”, balas Bella, “itu lho, dia nampak ketagihan sama kamu, ngajakin barter lagi tapi private, hanya kita berempat doang”, lanjut Bella.
“YUUK”, balas Andri dengan semangat.
“yeeeeee katanya udahan hmmm, udah ahhh obok obok haha”, ujar Bella sambil memeluk suaminya yg nampak masih semangat untuk tukar guling. lantas dengan penuh canda mereka saling berangkat untuk tidur.

keesokan harinya Andri masih nampak penasaran dengan isi chat dan ajakan Zaskia untuk kembali ke jalur dunia perlendiran, walau Andri sedang bersiap untuk ke kantor dan Bella sedang merapikan kasur.
“yang, kemarin gimana Zaskia haha engga kamu balas”, tanya Andri sambil merapikan dasinya.
“hmmm aku balas engga mau”, balasnya datar.
“ohh”, balas singkat Andri.
mereka baru saja berhenti dari kegiatan ini kurang lebih 3 minggu namun nampaknya Andri susah untuk berpaling dari kegiatan itu.

**

[10.18AM] papah: mamah sayang, aku udah nyampai nih, nanti pulangnya buruan ya hehe kangen
[10.20AM] mamah: iya papah hehe mamah juga kangen, nanti moga engga lembur.

“ehh nape lu senyam senyum sendiri”, sapa Mariska yg sedang duduk di kursi kantornya tepat berada diseberang Tasya.
“haha engga beb, suamiku pulang dari laut haha”, balas Tasya dengan hebring.
“wahh gempa dong haha”, balas Mariska dengan canda.
“haha apaan sih beb biasa aja kali haha”, balas Tasya.
“eh biasanya juga gempa ding haha tapi dengan pak Andri haha sampe pejuhnya mengalir sampai tumit hahaha”, tawa mereka berdua.
“huusshh!!”, balas Tasya pertanda untuk engga membahas hubungan itu.

“hahahha, tapi berkas suamimu langsung ke atas kan hahaha”, tanya Mariska dan Tasya mengangguk dengan super genit.
“udah macem di film JAV aja haha istri berkorban demi suami haha berkorban enak haha”, lanjut mereka tertawa lepas, “tapi kalau suamimu udah disini, kamu udah gak bisa enak-enak sama pak Andri dong haha”, lanjutnya.
“kan ada hotel haha, uupss”, canda Tasya.

**

saat malam tiba, sengaja Tasya sudah menidurkan anaknya lebih awal untuk memuaskan hasrat suaminya yg terpendam karena kerja dilaut lepas. bertemu Tasya bagaikan oase ditengah gurun yg kering. dengan sengaja suami Tasya berusaha menahan untuk tidak onani selama di offshore, walau dia sering meminta foto bugil istrinya. terkadang Tasya mengirimkan fotonya pasca bersetubuh dengan pak Andri.

“ah maahhh, ayo, papah udah tegang banget ini”, ajak suami Tasya yg sudah hanya mengenakan celana dalam duduk diatas kasur. celana dalam itu nampak tidak mampu menutupi penis yg terus mengeras.
“baru aja kelar nidurin anak ini pah hehe bentar yah, pipis bentar”, balas Tasya dengan mengumbar senyum. Tasya yg sudah siap dengan daster berbahan sutera yg tingginya sepaha.

setelah dari kamar mandi, Tasya langsung berada diantara kaki suaminya, menarik celana dalamnya dan mulai mengulum penis suaminya. yg jelas ukurannya tidak ada apa-apanya dibanding milik boss-nya.
“sluuuuurppp sluuurrrrpp sluuuurrrppp”, kuluman Tasya yg berirama naik dan turun, tangannya juga turut mengurut penisnya dengan lembut. suami Tasya hanya merem melek keenakan.
“ohhh yaampun, kulumanmu semakin enak aja nih mahh, gilaa gilaa”, puji suaminya yg engga taunya kalau mulut dan vagina Tasya selalu dipenuhi oleh penis boss-nya hampir tiap seminggu 2x bahkan lebih.
“ehhmmm ohhh hmmmm sluurp cuuuup cluuuupp”, suara desahan campur kuluman.

kepala Tasya naik dan turun, rambutnya yg panjang dan lurus mengikuti irama kepala yg sedang sibuk memberikan blowjob pada pasangan sahnya. pakaian Tasya masih lengkap, belum ada yg tertanggal. Tasya sudah semakin mahir dan tahan lama untuk berada diselangkangan pria, wajar saja kalau bossnya minta kulum bisa 45 menit tiada henti, plus seks yg membuat seluruh tubuh berkeringat yg lamanya jg hampir sama.
“ahhh maahh ahhh angkat dulu maaahh, papah gak kuaat”, desah panjang suaminya meminta break, padahal baru 5 menit.
“hehe masih bentar banget lho paaah”, canda Tasya.
“iya nih, kulumanmu enak banget, apalagi pas lidahmu nari-nari di dalam aahhh”, ujar suaminya sambil terpogoh-pogoh mengatur pernafasan.

Tasya lantas sedikit bangkit dan mulai melepas semua pakaiannya sendiri.
“ahhh maahh, gilaaa semakin semok dan payudaramu semakin kenceng, kamu bertambah usia tapi semakin seksi. aku gak sabar segera pindah kantor biar bisa kentotin kamu tiap hari”, puji suaminya sambil memainkan penisnya sendiri.
“ahh papah bisa aja”, balasnya dengan senyuman dan kembali untuk mengulum penis suaminya.
“maah, langsung seks aja, udah horny banget aku”, mintanya. dan Tasya pun mengocok penis dengan perlahan sembari meraba vaginanya agar basah. suaminya memang engga terlalu hobi dengan jilat memek, justru bossnya yg suka sekali jilatin memek Tasya.

suaminya lalu membaringkan Tasya dikasur, dan suaminya bersiap dengan batang tumpulnya berada di atas Tasya. dengan perlahan suaminya mengarahkan penisnya pada lubang kemaluan Tasya. kemaluan yg selalu bersih dari jembut, karena selalu siap jika bossnya meminta untuk diservis dengan lubang surgawinya.
“sshhh awwhh enak banget”, desah suaminya saat kepala penisnya menyentuh kemaluan Tasya. Tasya hanya memandangi wajah suaminya yg sedang keenakan sambil memainkam payudaranya sendiri. tingkat nafsu Tasya juga sedang tinggi.
PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK
tak kurang dari 10 kali sodokan, wajah suami Tasya sudah seperti berusaha menahan sesuatu yg sangat berat.
“maah, aku udah mau nyampe…..”, ujarnya sambil terbata.
“bentar paah, mamah belum apa-apa”, balasnya Tasya, “ditahan bentar”, pinta Tasya.

“awwwwhhhhh ooohhhh awhhhhh enak banget maahhh awwwwhhh”, desah panjang suami Tasya sambil nafasnya seperti berburu, kakinya digerak-gerakkan untuk menuntaskan semua pejuh yg tersimpan beberapa minggu di dalam buah zakarnya. lantas ia ambruk disebelah Tasya dengan lemas.
“maaf maah, abisnya enak banget kamu”, ujar suami Tasya. dan Tasya membalasnya dengan senyuman, pelukan dan ciuman lembutnya.
“gapapa papah sayang, kan masih ada ronde kedua atau besok hihi”, ujarnya dengan membenamkan tubuhnya dipelukan suaminya.

malam itu nampaknya Tasya kena tanggung, suami Tasya terlelap dalam mimpi yg indah disebelah bidadari.

“ahh nanggung banget, udah disodok tapi aku gak sampe orgasme”, ujar Tasya dalam hati, ia memikirkan opsi untuk ke kamar mandi dan mengobelin memeknya sendiri hingga orgasme.
“ahh tidur ajalah”, lanjutnya. ia turut ikut tidur dengan telanjang.

Tasya terbangun dari tidurnya yg lelap semalam tidak mengenakan pakaian sehelaipun, hanya tertutup selimut tebal. suaminya masih terbujur dengan dengkuran yg sangat dalam menunjukkan tidur yg sangat nikmat.
“aduuuhh, kepala pening kena tanggung”, ujarnya sambil bangkit untuk mandi dan berangkat ke kantor, “nanti bisa dapet jackpot engga yah”, lanjutnya dalam hati, jackpot adalah orgasme dengan pak Andri.
“oh gawd, kenapa tiap berdiri di depan kaca sambil telanjang pikiranku selalu kemana-mana dan akhirnya malah basah”, ujarnya dalam hati di depan kaca. Tasya langsung memutuskan untuk mandi.

seusai mandi dan sudah berpakaian rapi, sedang menyiapkan sarapan untuk suami dan anaknya. suaminya baru saja terbangun, wajahnya yg sangat lemas dan letih akibat mengeluarkan seluruh cairannya.
“pagi mamah sayang, adik belum bangun ya?”, tanya suaminya.
“iya, masih tidur, biarin lah, mumpung belum sekolah”, ujar Tasya sambil membuatkan sarapan.

“eh mah, berkas papah udah masuk yak?”, tanya suami Tasya.
“ehmm udah masuk kok pah, tinggal nunggu beberapa proses aja, nanti sore kutanyakan bossku lagi yah”, ujar Tasya menjelaskan pada suaminya.
“hmm okay, nanti sore kujemput engga?”, tanya suaminya.
“hmm kubisa naik Uber pah, soalnya engga tau juga bakal lama atau bentar, soalnya bisanya beliau ngecek udah sampai mana prosesnya”, ujar Tasya menjelaskan, yg di maksud dengan lama tak lain adalah bermain birahi, “tapi nanti kuhubungi aja yah”, lanjut Tasya.

*

Andri memutuskan pulang lebih awal, karena ia ingin istirahat sejenak sebelum harus ke dokter bersama istrinya. saat dijalan ada beberapa pesan dari Tasya yg menanyakan ada dimana, namun ia tak membalasnya, pasti berhubungan dengan dunia lendir jika sore setelah jam kantor dan di dalam ruangan sama Tasya.

sesampaianya dirumah, Andri membaringkan tubuhnya diatas kasur sejenak dan terlelap.

“ayoo mas, sudah jam segini, appointment sama dokternya jam 7 malam”, ujar wanita yg sangat berkeinginan untuk memiliki anak ketiga.
“udah siap, ayo ayo! mbaak, titip anak-anak bentar ya”, teriak tak lain adalah suaminya yg meminta pembantu untuk menjaga anak-anaknya, kedua pasangan itu segera meluncur ke dokter untuk konsultasi mengenai kandungannya.

*

“ibu dan bapak, untuk kehamilan diusia bapak dan ibu ini sedikit riskan, namun jika yakin ingin memiliki anak kembali, tidak masalah, nanti akan kami pantau terus”, ujar dokter spealis kandungan ini.
“baik dokter”, ujar Andri dan senyum bahagia terpancar diwajah Bella.
“agar lebih manjur lagi, hmm bapak minum vitamin penyubur sperma dan ibu minum vitamin pre-kehamilan, saran saya berhubungannya 2-3 hari sekali saja hehe”, lanjut ibu dokter yg sudah berkeriput dan nampak sangat senior.

sesampaian dirumah, Andri sudah mengenggam vitamin yg mereka beli dari apotek, namun dia masih nampak memutar-mutarkan obat itu pada jarinya nampak menganalisa jenis kandungannya apa aja di dalamnya.
“tuh mas, ML nya jangan tiap hari hehe biar spermanya tertampung dan kamu juga jangan onani diam-diam hehe”, ujar Bella sambil memeluk suaminya dari belakang. Andri yg jelas engga onani sendiri, namun dibantu oleh staffnya.
“haha, aduuh, pening dong kepala yang”, balas Andri sambil bercanda.
“tapi aku excited mas, hehe anak-anak akan punya adik lagi, rumah semakin ramai”, ujar Bella.
“iya semoga segera jadi yah, usia kita udah mulai rawan juga”, balas Andri yg diplomatis.

“eh yang, berarti engga jadi dong yah hehe yg mau tukeran sama mas Petra”, ujar Andri yg sebenarnya masih tertarik dan ingin bersetubuh dengan wanita lain.
“hmmm ya sana, sendiri”, ujar Bella yg nampak bete.
“haha engga sayang, bercanda ahh, kok langsung balik badan gitu”, ujar Andri yg berusaha menengkan istrinya yg sedang bete.
“hmmmm”, balas Bella, namun Andri menciumi pipi Bella dari samping dan sesekali tangannya memegangi bagian sensitif istrinya.

“ihhh massssss, kok nyosor terus”, ujar Bella.
“abisnya kamu gampang bete”, ujar Andri yg tangannya sudah didalam baju Bella.
mereka lantas saling berciuman dan ngobrol ringan sebelum akhirnya terlelap dalam mimpi mereka.

*
(beberapa hari kemudian)

~KNOCK KNOCK KNOCK~

“siapa?”, ujar Andri dibalik pintu ruang tamu rumahnya.

-BERSAMBUNG-