Whole Family Interlude Part 29

0
2207

Whole Family Interlude Part 29

OH TERNYATA GITU

(POV ANDRI)

kupegang handle pintu itu, aku putarnya dengan perlahan. oh no, terkunci..
“yangg, sayanggg, bukain dong..!!”, ujarku dengan nada sedikit tinggi~ KNOCK KNOCK KNOCK..
dengan sedikit mengeluarkan tenaga aku kembali mengetuk kamarku, KNOOCK KNOOOCK KNOOCK
lalu beberapa saat kemudian, ada balasan dari dalam, “siapaa?”, ujarnya dengan sedikit berteriak.
“aku!”, balasku, dia seharusnya sudah bisa mengenali suaraku.
CKELK CLELK, suara dari dalam istriku membuka kunci kamar kami. istriku membuka pintu, dia mengenakan daster tipis hanya sepaha panjangnya, lantas aku langsung masuk.
“kamu ngapain, kok desahannya dari luar kedengaran?”, tanyaku sambil melihat-lihat sesuatu yg janggal di dalam kamar, namun aku tak menemukan keanehan, kalaupun ada pria, tak ada jalan lain dia bersembunyi atau keluar dari kamar kami, hanya melalui pintu yg aku lewati, bahkan diruangan baca favoritku berbentuk seperti balcony namun tak ada akses untuk keluar dari sana.
“oh ya, kenceng ya mas hihi, abisnya enak dan kangen kamu”, balas istriku yg lantas memelukku sambil mengunci kamar kembali, “aku kemarin beli itu dari Claudia”, lanjut biniku sambil menunjukkan alat yg berbentuk seperti penis yg berada di atas kasur.
“tadi mendesah kencangnya karena main sama itu ya haha”, tanyaku meyakinkan.
“iya mas, sejak kamu tinggal aku main sama itu hihi kamu sih tugas jauh dan lama”, ujarnya genit.
“hahha, aku ganti dan cuci-cuci dulu”, lanjutku.
“oke mas, buatin minum hangat gak”, tanya wanita yg sudah menjadi pasangan hidupku sejak 7 tahun lebih yg lalu.
“gak usah, kamu aja be prepare kalau tau-tau aku mau hajar kamu malam ini haha”, terangku sambil melepas pakaianku dan memasuki kamar mandi untuk membasuh wajahku dengan air. yang aku kira dia berani macem-macem ternyata dia bermain dengan dirinya sendiri, ternyata itu yah rasanya hati jika bermain diam-diam namun ketahuan, hati rasanya terbakar hati cemburu dan hanya ingin marah. aku gak bisa membayangkan hancurnya hati jika mengetahui pasangan sahnya bermain dengan pasangan lain, yg tak berestu, pasti terbakar dan emosi, itulah kenapa di kota besar tingkat perceraian cukup tinggi. tapi aku lega, saatnya memuaskan hasrat bini yg terpendam selama aku jauh.

(POV BELLA)

aku lega suamiku sudah pulang lebih cepat disaat aku sedang dilanda horny yg berlebih, mungkin karena hormon akan datang bulan. sejak berangkat tidur pukul 9.30 malam tadi tanganku tak lepas dari selangkanganku, rasanya hanya ingin orgasme hingga lelah dan tertidur. itu yg aku lakukan pada hari sebelumnya.

tadi terlihat suamiku nampak curiga dengan aktifitasku yg mendesah keenakan dikiranya ada lelaki lain yg sedang aku jepit penisnya. aku bukan seorang istri yg doyan bermain dibelakang seperti itu. walau horny melanda cukup hebat, banyak lelaki ganteng suami dari sahabatku yg pastinya siap jika aku suruh datang dan bercinta denganku untuk beberapa jam hanya sedekar untuk menuntaskan yg terpendam tapi kenyataannya aku tak bisa melakukannya. aku memilih tersiksa dalam nafsu dan menunggu suamiku pulang. aku ingin jadi istri yg membuat suamiku bersyukur.

menunggu suamiku yg sedang berada di kamar mandi sembari berguling-guling manja, suara gemercik air terdengar hingga keluar ruangan kamar mandi.
“mas, kok pulangnya lebih cepet tumben?”, tanyaku pada suami yg sedang mengeringkan bagian wajahnya dari air.
“lha sudah kelar, tak ada yg menarik disana, tapi aku beliin sesuatu untuk kamu”, balasnya.
“apaan mas hehe”, tanyaku dengan genit dan manja menggoda suamiku untuk segera merapat ke kasur.
“ini!”, ujar suamiku sambil menunjuk kearah selangkangannya yg membuat aku tertawa dengan lepas, “haha aku beliin tas tangan sayang”, lanjutnya sambil berjalan kearah kasur, mungkin dia sudah gak tahan untuk segera melahap istrinya yg hanya menggunakan daster mini berbahan silk berwarna merah maroon ini.

lalu dengan sigap aku menangkap wajah mas Andri dengan lembut dan penuh kasih sayang dan mengarahkan bibirnya kearah bibirku, “smooochhhh, aku kangen kamu mas”, ucapku.
“aku juga kangen sayang”, balasnya pria yg selalu memanggilku dengan kata sayang walaupun di depan anak-anak.
aku meraba seluruh jengkal badannya yg tidak mengenakan atasan namun hanya celana panjang training, otot dada dan lengannya sungguh bidang walau perutnya hanya satu pack, dengan lembut aku menciumi lehernya, “smoochhh smooochh smooocchh”, tak luput pula dada dan seluruh atasannya. mungkin ini yg dinamakan dengan mandi kucing, tak ada alasan aku tak mencintai pria ini.
“smoochh smoochh smoochh”, aku yg masih sibuk meraba dan menciumi tubuhnya, dia juga sibuk melahap bagian leherku. daerah itu emang titik rangsang terbesarku.
“awhh mas, kalau udah diciumin di situ aku langsung banjir..”, ucapku sambil mendesah. malam semakim larut dan dingin, namun kita semakin panas, “shhh ahhh ooohh yess mass, ayo mas, udah malam lho, besok bangun pagi”, ajakku untuk segera bercinta. sebelum mas Andri datang, aku sudah 2x orgasme, jadi badanku siap untuk digauli. dengan perlahan tanganku masuk pada celananya, kutemukan penis jumbo yg susah untuk dia sembunyikan dan masih dalam keadaan lemas, aku genggamnya dan sedikit aku remas karena gemas.
“aahahhh yang, kok diremas sih”, protes dia.
“hha gemas sih mas hihi”, ujarku dengan sambil tertawa bahagia.
lambat-laun penis yg tertidur itu sedikit terbangun dan dengan kocokanku yg gentle penis itu menjadi tegang serta menunjukkan ototnya yg membuat rahim wanita menjadi geli kegirangan. tak hanya aku yg merasakan hal yg sama, namun sahabatku juga berkata yg sama, rasanya bangga punya suami yg gagah seperti dia, namun temanku juga bertanya kenapa aku bisa tak puas atau bosan. tapi itu kan dulu, sekarang aku jadi Bella yg berbeda.

mas Andri rasanya sudah tak sabar, dia menurunkan celananya sendiri, sehingga penis itu terpampang dengan jelas dan kekar, aku menurunkan badanku, memberinya lumur dengan ludahku. ku kocoknya hingga benar-benar tegang.
“mas, langsung aja ya”, ajakku.
“gak pakai pemanasan nih”, tanya dia.
“pemanasannya di dalem aja hehe, udah hampir jam 1 mas”, kataku sambil melihat jam di dinding.
suamiku dengan sigap langsung menarik celana dalamku.
“udah basah aja”, ujarnya sambil menarik celana dalamku dan dia lemparnya ke lantai, kini memekku sudah terpampang jelas, halus, bersih dan tanpa bulu itu.
“mas, aku diatas ya hihihi”, mintaku karena aku ingin dia menikmati istrinya yg sedang menikmati tiang daging miliknya.
“haha oke sayang”, balasnya sambil memposisikan diri berbaring rata dikasur sambil kepalanya disangga oleh bantal. aku masih mengenakan daster, dengan buru-buru aku lepas hingga akhirnya aku telanjang bulat. kulangkahkan kakiku sehingga aku diantara tubuh mas Andri, kuraih penisnya, aku arahkan ke bibir vaginaku yg mungil itu. sebelum masuk, aku gesek-gesekkan terlebih dahulu agar kepala penisnya basah terkena cairan vaginaku.
BLEEEEESSS- “owwwwwwhhhhhhhhh, lebih enak yg asli mas”, desahku. kudiamkan penis itu di dalam rahimku untuk beberapa saat, tangan kanan mas Andri meraih pantatku, dan tangan kirinya memegang payudaraku yg kecil ini, matanya terpejam menikmati surga dunia.
“hihi enak ya mas, sampe gitu wajahnya”, sindir bangga melihat suamiku melayang.
“haha iya e, kamu sekarang jadi binal ya”, ucapnya.
kurasa sudah cukup penyesuaian, aku mulai menggerakkan pantatku, naik dan turun serta ke kanan dan ke kiri, suamiku hanya pasrah keenakan.
“sshhh awwhhh ohhh ahhhh jangan kenceng-kenceng mendesahmu yang”, ucap suami yg mendesah keenakan, “haha ahhhw awwhh iya awhh mas awwwhh”, balasku.
rahimku terasa sangat terangsang dengan batangnya yg besar itu, aku memainkan tempo pelan namun pantatku ngebor bagaikan Inul diatas panggung, ku taruh tanganku di dada mas Andri, dia terus menikmati pemandangan istrinya lagi keenakan diatas tubuhnya.
PLOP PLOP PLOP PLOP
PLOP PLOP PLOP PLOP
PLOP PLOP PLOP PLOP
arah jarum jam terus berputar, ruangan kamar berisikan suara desahan kami berdua tiada henti, “oohhh mas awwwhhh awwhhh owwwhhh yes masss”, tiada nikmat senikmat bercinta, “eehhh awwhhh awwoohh awwhhh yeesshh awwhhh”, aku kian melayang dan terbuai, “awwhhh ooohhhh yeesshhh aaahhh”, penis berotot itu bergesekan dengan dinding rahimku yg sudah basah dan selama dua malam hanya mendapat penis mainan, “awwhhh yanggg ahhh memekmu awwwhhh nikmat banget”, suamiku yg biasanya main senyap kini ikut mendesah.

dengan nafas terpogoh-pogoh, aku istirahat sejanak, dan menyaksikan kerusakan yg terjadi, kasur sudah tak beraturan, sprei berbuka kesana kemari, bantal ada di lantai, guling terlempar dimana entah.
“mas, pindah ya, kalau aku yg diatas susah dapet orgasme hehee”, mintaku karena aku kesulitan mencari titik stimuliku sendiri.
“haha oke sayang, udah mau aku buat muncrat yah”, balasnya dengan masih penuh semangat, “kamu tengkurap dibawah ya”, perintahnya sambil mengarahkan badanku.
aku lantas tengkurap rata pada dadaku, berposisi prone bone, lantas suamiku berada diatasku memasukkan penisnya ke vaginaku, posisi kakiku lurus, dengan dorongan sedikit kencang, akhirnya penis suami bisa mencapai memekku, penis panjang mah mau main posisi apa aja bisa.
“AWWWWHHHH”, desah beratku menerima sodokan penis suami yg masuk ke dalam rahimku, suamiku bertumpu pada tangannya dan mulai memompaku dengan ritme sedang, aku mendesah serta menikmati sodokannya, “awwhhh mas Andri awwhhh”, “iya mas pas situ mas awwhh pas enak mas awwhh”, suamiku akhirnya berhasil menemukan titik rangsang di dalam vaginaku.
PLOK PLOK PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK PLOK PLOK
suamiku menaikkan ritme bercintanya menjadi kencang, desahku menjadi tak beraturan, hanya nikmat yg aku rasakan, rasa geli, linu dan nafsu bercampur jadi satu.
“AWHH AWHH OAAHH AWWHH AOOOHH”, desahku dengan kencang.
“yang ahh ahhh desahnya pelan aja awwhh”, protesnya sambil terus memompa memekku.
“enak banget mas awwhh awhhh”, balasku.
otot penisnya jelas membuat memekku semakin menyempit dan terus mengeluarkan cairan yg membuat sprei menjad super basah dan badan melemas, hentakkan membuat per kasur terus berbunyi, terkadang seluruh perkakas tidur seperi bantal menjadi terlempas kesana kemari, sprei sudah tak beraturan, aku memegangi sprei untuk menahan rasa geli yg menyerang badanku.
lambat laun yg aku ingin capai sudah mendekat, aku excited untuk segera mengeluarkan cairan squirt yg tak keluar untuk beberapa hari, karena hanya suamiku yg bisa, “mas ayo mas bentar lagi, udah deket mas awwhh awhh”, desahku meminta suami bertahan.
badan semakin mengencang, aku tengkurap namun aku angkat sedikit pantatku, akhirnya aku berposisi doggy style, posisi favoritku mengingat anal seks adalah juga hal yg kusuka, namun untuk malam ini, seks vagina adalah prioritasku. suamiku semakin kencang, aku semakin melemas dan ingin menyemburkan semua.
“AWWWHHHH YESSS MASSSS AWWHHHH OOOHHHH AWHHH”, desah panjangku saat orgasme menyerang tubuhku, lalu mas Andri mencabut penisnya untuk mengijinkan cairan vaginaku keluar, CREEET CREEET CREEEET, aku terlemas sambil bernafas kelelahan habis dipompa oleh pria perkasaku.

“gantian yang”, perintah suamiku setelah mengijinkan aku istirahat untuk sekian menit, sambil menunggu aku mengumpulkan tenaga, suamiku tetap ngeloco untuk menjaga penisnya tegang dan agar spermanya mendekat. aku memposisikan diri telentang dibawahnya, posisi man on top, aku bisa memandang jelas wajah suamiku saat menikmati tubuhku.
“asssshhhhhhhh aahhhh”, penis itu kembali mengunjungi badanku. suamiku langsung masuk pada kecepatan tinggi tanpa ampun.
PLOK PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK PKOK
PLOK PLOK PLOK PLOK
kedua tanganku meraba badan suamiku yg bidang sambil menyaksikan wajah suami, aku juga tak lupa untuk terus mendesah keenakan, namun menyaksikan wajah suami memang atraksi utama saat bercinta posisi seperti ini, menunjukkan bahwa dia sungguh menikmati.
“ssshhh awwhhh ooohhh mass hmmm enak banget ahhh ayo mass semburin semua”, mintaku, yg lalu suamiku menjadi semakin cepat dan tanpa ampun. aku hanya pasrah menikmati semua. lantas beberapa saat kemudian, otot suamiku menjadi kencang dan wajah dia sungguh bekerja keras memompaku, kakiku terbuka sangat lebar. akhirnya cairan yg ditunggu-tunggu akan keluar.
“AKU KELUARRRRGGGGHHHH AWWHHHHH ARRGGHHH ARRRFFGGHHH”, CROOT CROOT~ suamiku mendesah saat kencang dan nampak seperti benar-benar menikmati cairan yg keluar itu, kurasakan pula nampaknya yg keluar tak banyak, mungkin hanya beberapa semburan saja, tak heran kenapa dia sangat kesusahan mengeluarkan spermanya, suamiku juga nampak sangat lelah.

“hooshh hoossh hoosshh hoosshh”, nafas suamiku di telingaku saat dia ambruk diatas badanku yg mini ini, aku lantas memeluknya.
“nampaknya gak banyak ya mas, yg keluar..”, tanyaku pada suami pada sperma yg sedikit itu.
“iya yang, hanya beberapa tetes aja mungkin, tapi dahsyat banget”, balasnya yg masih kelelahan.
“ngocok terus ya kamu jauh dari aku”, tanyaku pada suami.
“heeh yang, lihat kebinalanmu di video kemarin haha”, balasnya. lantas kami berdua melepaskan penis yg masih tertancap, kami berdua kembali berpelukan dan tidur tanpa sehelai pakaianpun, waktu menunjukkan sudah jam 1 malam lebih. suamiku nampak kecapaian setelah bercinta malam ini, biasanya dia seperti ini kalau sudah main ronde ketiga, tapi mungkin dia habis perjalanan jauh juga lantas aku langsung memintanya untuk memuaskanku.

dengan masih apa adanya aku membenamkan diriku pada tubuh hangatnya yg sangat aku rindukan, berharap mimpi indah dan menyambut pagi dengan penuh keceriaan disebelah suamiku yg tersayang.

*
(POV ANDRI)

keceriaanku kembali pada pelukan keluarga telah muncul, awalnya sempat shock therapy saat mendengar desahan istri di dalam kamar yg aku sempat mencurigai dia berani membawa lelaki untuk bercinta diatas kasurku. aku menyadari ternyata rasanya sakit jika orang yg kita sayangi bergaul dengan orang lain tanpa sepengatahuan kita. aku bisa merasakan bagaimana menjadi Bella jika suatu saat affairku dengan Tasya ia ketahui atau lebih parahnya dia melihat langsung, pasti aku habis di hajarnya.

jantungku sempat hampir terputus saat Bella menanyakan kondisi spermaku yg hanya keluar beberapa tetes aja, semoga dia tidak berpikiran hingga sejauh itu. aku sempat salah tingkah, namun untung aku dengan sigap membalasnya jika aku onani dengan videonya.

lambat laun adegan perselingkuhanku dengan Tasya membuat aku sendiri merasa insecure…. aku sebenarnya juga merasa risih… namun vagina mudanya bisa mengalihkan duniaku untuk sesaat… aku ingin lepas, tapi juga ingin menikmati badannya…

aku lemah…

-BERSAMBUNG-

 

Daftar Part