Kisah Perjalanan Anak Lelaki Mama Chapter 7 End

0
1441

Setelah menikah dengan istriku, dede panggilan istriku, ternyata kalau diruntun dari ayahnya istriku yang sudah almarhum istriku ini statusnya sudah nenek, setelah melahirkan istriku menjadi lumayan repot dirumah, dan dia sendirian apabila saya tinggal dinas keluar daerah atau pulau, ini alasan ku untuk mencarikan nya teman sekaligus yang bisa mengurus rumah, maka pilihan istriku meminta aku untuk mencari art yang dari kampungnya, setelah dicari dan akhirnya istriku pun mendapatkan art. Singkatnya setelah cerita cerita diketahui bahwa dia adalah keponakan jauh istriku , cucu dari adik ayah mertuaku, walau statusnya cucu tapi usia beliau ini sekitar 35 tahun, dengan wajah biasa, kulit sawo matang, tinggi hanya sedagu ku, rambut panjang, pantatnya lumayan lah, dan dia punya 2 orang anak, dadanya standar 34B.

Setelah kedatanganya aku sedikit tenang apabila meninggalkan istriku yang berada dijakarta, dibulan oktober tahun 2017 saat itu aku mencoba menghubungi istriku namun yang mengangkat adalah keponakan istriku(yang menjadi art) oh ya nama dia adalah marsini,
M:marsini
N:aku

N:”halo mih? ”
M:”halo, ini saya mar, bibi nya lagi keluar paman ajak jalan anak sambil makan sore”
N:”oh… Bilangin ama si dede aku pulang di hari minggu ke 3 bulan oktober”
M:”siiip paman”

Aku sebenarnya merasa kaku dan agak kurang nyaman dipanggil paman, secara usia kami hanya terpaut beberapa taun dengan dia malah memang lebih tua dia, dia memanggil istriku dengan panggilan bibi. Si mar ini sudah bekerja hampir 1.5 tahun, selama itu juga sebenarnya aku tidak ada niat buat iseng ataupun affair diranjang, tapi tiba tiba aku mulai berfikir nakal dan memulai pelacakan, melalui akun fb istriku, dan boom aku dapat akunya, dan dengan aku sosmed tersebut mulai lah aku melancarkan jurus jurus yang aku baca di kitab pergombalan. Tiba sampai dia meminta untuk video call, mampus pikirku, lalu aku pastikan dia untuk melakukan video calll didalam kamar dan berjanji untuk tidak memberitahu siapapun tentang ini, maka mulai lah
M:”ehmm kayak kenal…Paman!!!! ”
N:”aheheehee,”aku tersenyum geli dan takut dia melaporkan pada istriku,
M:” kalau sama paman, gila aja aku,aku kira bukan paman makanya aku mau diajak ketemuan”
N:” lah terus emang gak mau nih? ”
M:”nggak aku gak mau”
Aku berfikir dengan cepat supaya buruan ku ini tidak lari.
N:”mar nanti aku naikin deh gaji nya asal aku bisa naikin kamu heheree”
M:”nggak lah gila gila paman aku sudah gila stress ”
N:” lah manusiawi ini, masa makan tempe terus sekali sekali jajan tempe tepung ahahaa”
M:” hemmm ya ya ya sudahlah, kalau aku setuju paman mau naiki berapa buat naikin aku? ”
N:”tiiit tiiit tiiit(sensored) iya segitu lah buat tmbahan, asal aku boleh naikin kamu kan gak bakalan tiap hari juga nunggu istriku nggak ada”
M:” huftt hemmmm…. Kita liat aja pas ketemu kalau paman berani menyentuh ku saat ada bibi aku akan setujui”
N:”ahahaha gampang itu megang doank kan? ”
M:” nggak cuma megang tapi remas atau cubit pantatku kalau ada bibi, kalau paman berani aku terima”
N:”baik asal kamu kasih kode ke aku dengan pakai baju tidur itu”
M:”ok.. Siap”

Sudah sekitar 4hari dirumah, sore itu istriku bilang dia ingin menemui ibunya dikampung, dan juga ada beberapa urusan, dia sudah pesan travel karna dia juga membawa anak kami, rencanyanya cuma 3hari, lalu aku iseng memanggil mar ke tempat kami ngobrol, setalah aku panggil aku meminta dia membuatkan kopi dan juga meminta dia ikut nimbrung, siapa tau dia mau balik juga ujar istriku, posisi kita yang saati ini duduk di meja makan yang terbuat dari kayu berbentuk persegi dengan 4tempat duduk yang saling berhadapan, istriku duduk didepan ku dan mar berdiri disebelahku karna habis meletakan kopi, sambil mengobrol dengan istriku tanpa mar sadari, tanganku langsung ku arahkan ke bokongnya yang besar, aww… Jerit mar yang kaget, istrikupun bertanya kenapa dia menjerit, mar pun menjawab dia merasa ada yang lewat di kakinya mungkin kecoa ujar mar ke istriku, saat tengah mengobrol kembali dan aku yang sebentar sebentar mengangguk meng iyakan perkataan istriku, tanganku kembali hinghap di bokong besar mar dan meremas lembut kemudian ku ikuti aluran belahan pantatnya, memang agak susah karna mar menggunakan daster. Setelah berulang kali ditanya oleh istriku, mar kekeuh bilang dia gak bisa ikut, dengan berbagai macam pertimbangan mar, dan akhitnya istriku pun pasrah dengan keputusan mar, hatiku bersorak gembira, kulihat mar meliriku dan melempar senyum aku pun balas dengan senyum licik, kemudian mar pamit ke kami untuk ke kamar.
Saat asyik mengobrol dengan istriku, hp ku bergetar dan kulihat ada sms dari mar, “puas? “,kubalas “belum donk, boleh aku naiki kamu malam in?” balasku, treett balasan mar “emang kuat? Sudah fokus dulu aku mau bersih bersih”. Dan aku tidak membalas lagi, aku berdoa iatriku cepat naik travel yang dia pesan dan sampai dikampung dengan selamat, sore pun tiba istriku dan anaku digendongannya pamit, dengan kami, setelah kendaraan yang ditumpangi istriku sudah menjauh aku pun kembali masuk kututup gerbang dan langsung kukunci, masuk kerumah.
Didalam rumah aku langsung mencari marsini dan kutemukan dia sedang duduk menonton tv mengenakan pakaian tidur terusan yang hanya menutupi 1/2 pahanya saja, pandangan dia fokus ke tv yang ditonton nya, aku langsung mendekati dan kusosor mulut nya, namun mar tidak membalas ciuman ku, kupaksa kujejalkan lidahku masuk kedalam mulutnya, setelah terus kupaksa akhirnya, slurppplookk… Sedotan ku dilidahnya
M:”nafsu banget paman? ”
N:”iya donk buat emak emak dengan bokong empuk”
M:”gombal, puas ya istrinya pulang bisa naikin keponakannya”sambil tersenyum
N:” ahahhaa belum lah kan belum naik”sambil tanganku langsung merayap dipahanya dan kepala mar kutarik ke arahku, clruppplok clurspppss bunyi mulut kami yang saling berciuman mereguk nikmat, aku semakin liar menciumi bibirnya, tanganku yang dipahaya sekarang sudah mengusap memeknya dari luar cela dalam, tanganku yang satunya mencoba menurunkan dua tali dipundak mar, setelah talinya berhasil ku lolosi terpampanglah, susu coklat manis khas pedesaan, dengan puting hitam (yang tanya mulustrasi coba cari thread aku thread pembantuku digambar igo) langsung ku caplok susunya dan kuhisap semuanya dari pangkal dadanya tersebut ku coba masukan semua kedalam mulut ku, gemas rasanya ingin aku kunyah, kuhisap kuat kuatt… Aaaasrgghhhh jerit mar, yang satunya pun tidak beda kuhisap kembali, dan mar kembali mendesaah aaaarghhh paman, nakal sekali ucapnya lalu kugigit gigit yang membuat mar makin belingsatan, dibawah sana tanganku masih sibuk bergrilya sampai basah memeknya cairan itu merembes di cdnya, lalu kusuruh mar berdiri kulolosi semua pakaiannya, kini terpampanglah wanita yang telah beranak2 dengan perut berlemak, turun kebawah ada memeknya yang nampaknya telah dicukur plontos, hitam warna memeknya, aku pun menarik mar ke kamar aku, tempat dimana aku dan istriku bercinta tiap aku dirumah, kusuruh mar berbaring di tepi ranjang, sembari kulepas seluruh pakaianku, diselangkanganku sudah berdiri kokoh tongkat pusaka
M:”paman cepet aku sudah gak tahan”
Tanpa babibu lagi langsung kuhentakan kontolku mentok ke rahimnya, argghhhh,,,,, desah kami bersamaan, kugenjot marsini pelan tapi selalu kuhentakan kontolku mentok, saat kutarik kontolku marsini mendesah ssshhhh…. Eghhh aghh… Saat kembali kuhentak kontolku didalam memeknya yang licin dan basah, cairan kewanitaannya cukup banyak keluar merembes ke atas seprei, agh aghssshbb aghh shhhh aghh, paman jahat ponakan disuntik pakai suntikan jumbo ucapnya,
N:”emang gede? ”
M:” heghh…. Eghhh”ucapnya disela aku mentok kan kontolku ke memeknya, enak paman, keras banget erhhhhhh aghhh…. Errrgghh agh, agh cepetin paman cepetin, aku turuti kemauan ponakan ku ini… Sambil kucium.. Ehmmm ehemmm… Plok plok plok preet plok plok plok ehghhmm arghh saat bibirku terlepas dari bibirnya, mata nya memejam menikmati setiap kocokan ku yang makin cepat, marsini pun melingkarkan erat kakinya dipinggangku saat aku meng hujamkan kontolku mentok dahh arghh pam.. Aannn arhghhhh enak banget, aku baru kali ini begini paman, ucapnya sambil terengah engah, seprei kamarku berantakan akibat marsini yang tanpa sadar menarik narik, tubuh kami sudah berpeeluh keringat, kubopong dia dengan kontolku masih menancap di memeknya dan kubalok badannya, kini posisinya marsini menelungkup diatas badanku,
N:”ayo goyang gantian ponakan?!”
M:”ehmmm lemes ponakan, paman jahat sih suntikannya jarumnya gede banget, ughhhhh”sedikit melenguh karna kuhentakan kembali kontolku di memeknya yang telah banjir, perlahan dia mulai mengatur nafasnya dan menduduki selangkanganku, aku bjsa menatap wajahnya sekarang, rambutnya yang panjang sudah tidak karuan, keringat membuat badannya terlihat semakin merangsang, memang memeknya biasa biasa aja, jadi aku cukup lama meladeni nya, marsini mulai menggoyang pinggulnya maju mundur dan bergoyang, ughhh aghh enak mar, terus baru beberapa kali goyang tiba tiba marsinj mempercepat gerakannya menggoyang kontolku seakang dia sedang memburu kenjkmatannya sendiri… Aghh arhhh aghr mar… Enak kontolku kamu apain sih kok kayak diperes gitu, marsini pun tersenyum akan aku peras kontol paman yang jahat aghhh agh paman keras banget sih ughh aku gak kuat paman dia pun ambruk namun gerakan pantatnya sekarang naik turun dengan cepat… Plok plok plok bunyi pertemhan alat kelamin kami ughh erangnya… Aghh paman paman… Aku pin langsung meraih kepalanya yang ada di pundakku dan kucium lalu kuhisap lidahnya dengan kencang dan…. Ergghhh….. Eeegggg emmmmhhmm suara marsini yang kembali menggapai puncak kenikmatanya ughh… Plokssss aghh aghh… Paman jahat, ighh jahat sekali…. Mau sampe pagi itu kontol di memekku paman? Bisa hancur memek ku kalau keras kayak tiang lampu ucap marsini yang masih belum bisa membuat aku keluar, aku yang melihat marsini sudah keliatan lemas, kubalik badannya lalu kuapit kedua kakinya dengan posisi missionaris ku genjot marsini dengan tempo cepat… Preet pret prett… Karna posisi selangkangan marsini yang mengapit rapat dia bergoyang ke kanan kekiri mengimbangi sodokan kontolku yang cepar sambil kutandai di susunya yang bergoyang naik turun seirama dengan sodokan ku, ughh paman jahat… Ucap nya, tapi enak kan suka kan? Balasku, dia pun melingkarkan tangannya di leherku sambil mengucapkan kata kata kotor nya yang baru aku dengar.. Iya paman terus kontoli aku paman, paman perkasa suamiku mah gak tau dia gak pernah kasih yang kayak gini 15 menit aja dah croot… Ayo paman bikin ponakan paman ini betah disini, agh agh.. Aghh.. Muuavjhh muachhh ciuman marsinj ke bibirku, aku terus berkonsentrasi menggenjot tarsini dan aghhhhrrr…. Croooots crooot crooot ughhhh aku keluar dengan derasnta slerma ku mengisi rahimnya…. enak hangat banget paman, jangan dicabut dulu biarin suruh ngecili lepas sendiri… Ucap marsini, aku pun ambruk diatas badannya namun agak sedikit kutahan dengan tanganku, namun marsini seakan tidak ingin lepas dari persetubuhan ini… Juft huft aghh aghh…. Enak ya paman, keperkasaanmj menaklukan istri orang, sekaligus keponakanmu sendiri, enak sekali puas, lihat kamu merem ke enakan, hihii….
Ighh apa ini kok ada yang bergerak ucap marsini, aku pun hanga tersenyum hehehee… Lagi? Ucapku.
Setelah beristirahat beberapa menit, dengan kontol yang masih aku mainkan didalam memeknya dengan memanjang memendek tapi tanpa ada gerakan mengangkat bokong, tiba tiba marsini bilang
M:”bentran paman aku mau pipis dulu sambi akj berisihkan biar kering kesat lagi, ”
Aku oun berguling dan terlentang menatap langit langit kamar… Aghh indah dunia, nikmat surga dunia, nikmat nya, ternyata ramalan kartu itu benar, mudah buatku mendapatkan seorang perempuan yang telah mempunyai anak, lamunanku pun kembali ke waktu dimana tiba tiba ada seorang peramal duduk disebelahku di halte tempat aku menunggu angkot dan mengeluarkan kartu tarot homemade, pada saat aku baru kelas 1smp, disana dibilang hidupku akan dikelilingi oleh wanita wanita bersuamu saat yang terbuka itu kartu bergambar ayam betina dengan anak anaknya yang sedang mencari makan, lamunan ku buyar ketika marsini datang tanpa sehelai benangpun menghampiriku dan membawa selimut, kami melewati malam tanpa makan malam, dan aku sempat mewujudkan beberpa fantasi marsini yang dia tidak lakukan dengan suaminya, dia sempat meminta aku memuntahkan sperma ku dimulutnya dan dia menelannya habis, menurutnya rasanya asin agak kasar dan seperti kenyal kenyal begitu… Sampai istriku mengabari akan pulang di minggu sore selama itu marsinj menjadi nyonya dirumah dan berdandan layaknya istriku dan berlaku seperti istriku.

Tamat cuukkk.. Tamat..

Halaman Utama : Perjalanan Anak Lelaki Mama

END – Perjalanan Anak Lelaki Mama Part 07 | Perjalanan Anak Lelaki Mama Part 07 – END

Sebelumnya ( Part 6 ) | ( MainPage ) Selanjutnya

Hallo Bosku, Disini Admin BanyakCerita99
Agar Admin Semakin Semangat Update Cerita Cerita Seru Seterusnya, Bantu Klik Iklan yang Ngambang ya.
Atau Gambar Dibawah INI

Pembaca setia BanyakCerita99, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)BTW yang mau Mensupport Admin BanyakCerita  dengan Menklik Gambar Diatas dan admin akan semakin semangat dapat mengupdate cerita full langsung sampai Tamat.
Terima Kasih 🙂