Joni Kroco : Ksatria Berkaus Kutang Chapter 18

0
623

Cytoject yang dikasihin ma Tara yang pertama kali gw suntikin ke tubuh bugil Aika yang lagi diiket macam bokep bondage… Desahan pelan kedengeran dari bibir seksi si ninja judes waktu nanomachine yang mencegah musuh menguasai pikiran itu bereaksi denga sistem saraf pusatnya…

Sheila dibawa ke markas rahasia musuh di tengah pulau, kata Aika begitu dia gw bebasin dari ikatannya…. Gugus Arcana Major menyimpan satu unit helikopter di bungker rahasia di tengah pulau karang yang dijaga gerilyawan bangsa moro. Macan benar, kapal perang siluman dan hovercraft yang berlabuh di pesisir timur hanya sebagai decoy, sementara The Temperance dan Kol Membhle bertugas melakukan ambush terhadap pasukan yang mengarah ke tempat ini.

lebih baik kita cepat bergerak,  desis Aika dingin sambil mengenakan wet suit untuk menyelam yang terdapat di kapal perang itu untuk menutupi tubuhnya yang tadinya telanjang…

Kami bergerak cepat menuju geladak kapal perang buatan perancis itu… tapi 7 orang tentara bayaran negro sudah menghadang dengan kecepatan yang sama seperti Kol Membhle… hujan deras membasahi tubuh kami ketika mereka bergerak mengepung kami dengan pisau komando di tangan… (kayanya pangkat letnan ke atas bisa ngeluarin skill askelerasi super, sob!)

Minggat! Koen!  ancam Aika pake bahasa jepang… cewek yang gak mengenggenggam senjata apapun itu melangkah tanpa ragu… seolah sengaja memprovokasi pasukan musuh untuk menyerang terlebih dahulu…

hati-hati! Elu gak besenjata!  gw memperingatkan… bersiaga dengan pistol dan pisau komando gw…

senjata? Hujan ini adalah senjata gw…  senyum Aika enteng… cewek judes itu memejam pasrah… tapi gw bisa ngedenger bibirnya berbisik…  Indraastra…dan seketika itu hujan berubah menjadi ribuan anak panah es yang mencincang tubuh musuh-musuhnya….

Macan
Mantan pasukan khusus yg menjadi kaki tangan Grup Tartaros​

sesuai yang diharapkan dari anjingnya Hayabusa…  Macan yang lagi duduk-duduk ngeroko di dermaga bertepuk tangan….

cih! kata anjing Tartaros yang menjilat jari kaki Brigjen Jafar dan mengkhianati sahabatnya…  balas Aika…

DIAM!  hardik Macan

Macan kayanya emosi dan lgs mencabut pistolnya… gw gak sempet protes, karena tahu-tahu aja musuh yang mengendap dari belakang kami tewas dengan kepala berlubang…

Sesama anjing jangan bertengkar, eh?  Macan tersenyum dingin lalu menyarungkan kembali pistolnya…  gua gak peduli di kemudian hari Tartaros dan Hayabusa harus saling bunuh… tapi sekarang kita berhadapan dengan musuh yang sama…

Hujan gak berhenti, malah turun makin deras, sehingga pulau karang yang nyaris gak ditumbuhin pepohonan ini mulai banjir… gw harus susah payah melewati jalan setapak yang sekarang berubah menjadi sungai… hampir setengah jam kita berjuang ngelewatin beratnya medan ditambah sergapan-sergapan random tentara musuh sampe kita akhirnya tiba di stage terakhir…

( sob… sory kalo habis neh gw gak ngelawak lagi, karena habis ne kita bakal serius…)

Gw, Macan, dan Aika sembunyi di balik gigir karang…. Di depan gw ada bekas kaldera gunung berapi purba yang udah gak aktif… dan di atasnya berpusar awan gelap semacam portal gitu sob!

Di puncak kawah, Sheila udah diiket telanjang dalam posisi berlutut… di deketnya ada dua orang… satu cowok bule berkerudung ponco yang gw lihat di Eagles Nest tempo hari, sedang berdiri waspada ngejagain tawanan perang dengan sebilah sabit yang dikalungkan di leher Sheila…

satunya lagi cowok sekong yang diduga kuat adalah The Hanged Man, telepatis yang nguasain pikirannya tempo hari… mukanya ketutupan gas mask, dan keknya lagi asik ngegerepen anusnya Sheila…

Bangsat!  desis gw geram bersiap menyerbu, namun segera dicegah ma Macan…

lihat itu…  bisik Macan, lalu bertiarap menyiagakan sniper riflenya…

Gak jauh dari tempat Sheila ditawan, Naga dan Tara sedang berhadap-hadapan sama cowok sengklek yang cuma pake kaos kutang bergambar tepung terigu segitiga biru, celana sepak bola kesempitan, dan sendal jepit lagi ngejongkok santai sambil ngemilin kacang tanah… di sebelahnya ada botol topi miring dan cemilan dalam kresek indomaret…

hampir aja dia gw kira kaum dhuafa sob!, kalo gw gak ngelihat bangkai helikopter tartaros yang ditembak jatuh, juga tubuh Naga dan Tara yang babak belur kaya habis digebukin sama anak-anak STM musuh…

(hujan deres yang bergemuruh dan jarak yang terpaut cukup jauh, bikin gw gak bisa dengan jelas ngedenger apa yang mereka omongin, tapi skill dharana gw bikin gw somehow bisa nangkep gerak bibir mereka…)

bebaskan Sheila!  hardik Naga tegas…

gw bisa menangkap senyum dingin di balik wajah musuhnya yang ketutupan balaclava begambar panda mabok…

Puteri satu-satunya diculik… dan Jafar hanya mengirimkan bocah-bocah ingusan…? Sang Jenderal sekarang sudah berubah jadi pengecut rupanya…  ucapnya santai sambil meyuap sebutir kacang ke dalam mulutnya….

ZODIARC dan ARCANA MAJOR seharusnya terikat pakta non agresi!  kali ini bibir Tara yang bergerak…

Seharusnya… sampai Jafar ingin memonopoli katalis dan Mandala 12 Rasi Bintang sendirian dan melakukan serangan pre-emptive terhadap gugus dodekahedral yang lain…

Jafar? Brigjen Jafar? Bokapnya Sheila? Batin gw…. jadi semua kerusuhan ini gara-gara dia?

kalian boleh pulang dan datang kembali dengan kepala Jafar… lalu permasalahan ini kita anggap selesai…  lelaki berkaus kutang itu menenggak habis sebotol topi miring…  atau kalian bisa memilih untuk melawan kami…. dan mati di tempat ini…

Dikepung 2 orang animus User level S gak membuat si cowok berkutang gentar sob! dia hanya berdiri sambil garuk-garuk keteknya yang berbulu lebat terus dibauin sendiri… (nih musuh keknya lebih sengklek dari gw sob!)

SO BE IT!

Tara yang pertama menyerang, menerjang denga prana kekuatan penuh…. Energi prana merobek tactical suit dan kevlar vest Tara, sehingga cewek bertubuh anak SMP itu kini telanjang bulat… gw bisa ngelihat muka imutnya memerah kek nahan orgasme sebelum akhirnya dia masuk ke dalam animus Mode…

Aura hitam membentuk pusaran menyelubungi tubuh Tara dan termaterialisasi menjadi sesosok Lembu Raksasa yang menggenggam trisula…

Melihat pemandangan mengerikan di hadapannya, membuat nafas putus asa menghembus dari bibir si kaus kutang…  sayang sekali… padahal yang kami incar hanya Jafar….

Berhadapan lembu rakasa setinggi puluhan meter, si kaos kutang cuma menghunus senjata dari balik punggungnya… gw kira dia dah mw ngeluarin keris pusaka mpu gandring, ato kapak sakti 212, sob… tapi yang dia keluarin cuma gir motor yang biasa dibuat tawuran ma anak STM…

Bujugbuset… musuh kita alumnus STM sob!

Berjalan tenang di atas sandal jepit sambil menggenggam gir motor, si kaus kutang seolah ngeremehin kimcil imba yang menerjang dalam wujud animus raksasa LV S….

Dont you dare to stand before Naraka, God of Hell Realm…  gw ngedenger suara Animus raksasa bergelegar di atas pulau karang….

what a mob to a king… what a king to a god…  bisiknya dingin… bersiap menerima tusukan trisula Animus Lembu Raksasa dengan gir motor keramatnya…  and what a god…. to a… death…

Hujan turun dengan deras… gw bahkan gak ngerasain getaran apapun… waktu gw sadar… gir keramat udah menembus perut anak SMP itu… tanpa perasaan, Big Boss alumnus STM itu mencampakkan tubuh telanjang yang udah gak berdaya ke permukaan karang….

Melihat partnernya dibantai, Naga langsung gelap mata dan menyerang dengan kekuatan penuh… gw bisa ngelihat tubuhnya diliputi aura berwarna biru yang membentuk berbentuk bayangan Naga Petir yang meraung…

tapi lagi-lagi si cowok berkutang hanya menghela nafas malas… melihat jam tangan Dora The Explorer-nya, terus ngedumel sendiri…  buruan… gw ada janji main catur sama Pak RT… “

JANGAN REMEHKAN KAMI!  jerit Nage emosi…

Gw gak lihat apa yang terjadi (bahkan dengan Dharana)… karena tahu-tahu aja Naga udah terpelanting puluhan meter ke belakang… tendangan beralas sendal jepit butut keburu menghantam wajah tampan si cowok yakuza..

bagai tak terpengaruh gaya berat, musuhnya meluncur di atas tubuh Naga yang terseret puluhan meter di atas permukaan karang… tersenyum dingin dan mengalungkan prana obstruktor di leher musuhnya….

Animus User, eh…? apa artinya kalian tanpa animus…  bisiknya meremehkan sambil menginjak kepala Naga yang gak bergerak lagi dengan sandal jepit butut…..

Naga! Aika menjerit histeris ngelihat orang yang disayangnya dimatiin… cewek itu langsung menghambur dari tempat persembunyian kami dengan gelap mata…

JANGAN! DIA BUKAN TANDINGAN KALIAN!  Macan memperingatkan gw yang berlari nyusul Aika…tapi terlambat… Aika udah kadung emosi dan masuk ke dalam animus modenya….

gw bisa ngelihat tubuhnya diliputi aura dingin berbentuk serigala putih raksasa… air hujan membeku membentuk bunga-bunga es ketika Aika melesat ke arah buruannya…

Si cowok berkutang bahkan gak perlu menghindar… dengan santai, ditangkapnya lengan Aika seolah gak terpengaruh energi 0° Kelvin yang mengoyak tubuhnya… sebuah gerakan jiujitsu… tanpa belas kasihan dihantamkannya kepala Aika ke permukaan karang dengan memanfaatkan momentum gerak lawannya… kali ini kecepatan super Aika bagai senjata makan tuan… ninja cewek itu terbatuk darah beberapa kali sebelum musuhnya mengalungkan prana obstructor yang sama di lehernya….

Big Boss alumnus STM itu mengibaskan bunga es yang menyelubungi tubuh berototnya dengan enteng… lalu memberi isyarat pada anak buahnya untuk mengangkut tubuh Aika yang udah gak bergerak…

Sekarang gw nyesel ikutan keluar dari tempat persembunyian…. badan gw gemeter, ngelihat satu persatu temen-temen gw dibantai dengan mudahnya… gw baru tahu kalo sekarang gw lagi berhadapan sama Saitama yang bisa ngematiin musuhnya dalam satu kali pukulan…

sambil garuk-garuk selangkangan, dia berjalan ke arah gw… gmn ni sob kaki gw dah gemeter aja sob… gw takut pala gundul gw dibacok pake gir di tangannya…

tapi si cowok berkutang malah mengulurkan sebatang coki-coki dari dalam kresek indomaret…

tangan gw gemeter, tapi gak mw rugi bandar gw beraniin ngambil sebatang…

kedengeran suara tawa kecil dari balik balaclava….

ikut kami, Jon… kita bantai Jafar dan darah dagingnya bersama-sama…

gak mungkin…  desis gw gak percaya begitu ngedenger suaranya….

JANGAN LIBATKAN JONI!  hardik Macan, menuruni bukit karang dengan golok terhunus…

petir gede menyambar di langit yang dipenuhi awan hitam… kilatan cahaya berbentuk cambuk di belakang Macan menimbulkan siluet gelap seorang lelaki yang bersiap menuntaskan hutang lamanya…

Arcana Major adalah Private Military Company, kelompok Mercenary Elit yang dipimpin oleh 12 orang mantan pasukan khusus dari seluruh dunia, yang ke-12-nya adalah Animus User level S…

Di atas 12 orang ini, masih ada satu orang CEO yang memimpin 12 orang animus User Level S dan pasukan yang ada di bawahnya….

The Hanged Man, The Temperance, The Emperor… Gugus Arcana Major menggunakan nama-nama kartu tarot sebagai code name mereka  jelas Macan…  dan pemimpin tertinggi yang sekarang berada di hadapan kita dipanggil dengan code name…. Macan berhenti sejenak untuk memberikan efek dramatis bagi geledek yang menggelegar……  The Death… deadliest assasin… alive…

selalu serius seperti biasanya… myehehehe….  sosok di depan gw ngebuka topeng panda-nya…  elu kagak kangen gua, partner ?